Make your own free website on Tripod.com

Bertani

Menanam Cabe Rawit

Menanam cabe di dalam pot ataupun di tanah sama saja. Intinya adalah menyemaikan biji, menanam ke media tanam, pemupukan dan pengairan. Dalam skala budidaya, cabe rawit lebih menguntungkan bila ditanam dengan teknik non hidroponik (tradisional). Kekurangan dalam teknik hidroponik ada pada masalah biaya yang harus dikeluarkan pada setiap pkok cabe rawit jauh lebih besar bila dibandingkan dengan menanam cabe rawit di dalam tanah.

Pada blog bertani ini saya mencoba menggambarkan studi analisa budidaya cabe konvensional dengan budidaya secara hidroponik. Biaya yang dikeluarkan untuk membuat kebun (rumah tanaman) hidroponik bisa 2 - 5 kali lipat daripada melakukan budidaya cabe rawit secara tradisional (ditanam di tanah). Hal ini karena untuk menanam secara hidropoik sangat dibutuhkan; pot tau wadah tanam yang tepat, media tanam yang harus dicampur dengan pupuk (nutrisi tanaman) dan masih banyak hal lain yang harus dipersiapkan dengan baik.

Berbeda halnya dengan menam cabe secara tradisional, kita hanya membutuhkan lahan untuk bercocok tanam saja, pemupukan dilakukan hanya seperlunya saja. Karena pada dasarnya di tanah itu sendiri telah tersedia unsur hara yang dibutuhkan vabe rawit untuk tumbuh berkembang.

banyak orang tergiur dengan foto/ gambar tanaman hidroponik yang dishare di social media. Tahukah anda bahwa gambar tersebut umumnya adalah modeling (bukan real budidaya). Modeling artinya itu merupakan hasil uji coba penelitian, tentu saja dalam penelitian tidak dipikirkan tentang biaya yang dikeluarkan, sedangkan dalam melakukan budidaya kita haruslah menghitung biaya produksi cabe rawit.

Cabe rawit bukanlah tanaman spesifik endemik, dia bisa tumbuh di mana saja baik dataran rendah maupun tinggi. Oleh karena itu tidak dibutuhkan perlakuan khusus di manapun anda menanamnya. Menanam cabe rawit hanya dibutuhkan pemilihan bibit, penyesuaian jarak tanam dan perawatan. selangkapnya bisa dibaca di sini.

demikianlah pandangan umum mananam cabe rawit. cara tanam, menida tanam, pemilian bibit, pemupukan, pengairan, perawatan sehari-hari semoga bermanfaat.